SERI ALL SEEING EYE [ BAGIAN 3 ]

SYARAT DAN KETENTUAN:
Seluruh artikel dalam catatan ini boleh disiar-ulangkan sebagai “back-up” kita semua, agar jika catatan ini dihapus oleh pihak tertentu, info mengenai artikel terkait masih dapat dibaca. Jika anda ingin meneruskan, mengkopi atau menjiplak artikel ini ke dalam tulisan atau forum atau blog atau website anda, sangat dianjurkan untuk mencantumkan sumbernya (sources) dari kami dan juga penerusnya (forwarders) sebagai penghormatan. Internet ada karena saling berbagi. 


DINASTY ROTHSCHILD

Mayer Amschel Rothschild (1743-1812) seorang keturunan Yehuda yang tinggal di Bavaria Jerman, memulai usahanya dengan menjual alat-alat perang, dan karena usahanya tersebut ia dan kemudian keturunannya dapat dikatakan sangat sangat kaya (walaupun sebenarnya mereka berdiri di atas kehancuran bangsa-bangsa yang berperang).


The Israel Supreme Court Building yang penuh simbol
Illuminati dengan anggota keluarga Rothschild

Dengan kekayaannya tersebut mereka dapat "membantu" negara-negara yang memerlukan pinjaman uang, dimana pada akhirnya dinasty Rothschild ini membuat bank negara dan mengontrol keluar masuknya uang di negara tersebut. Keluarga ini di mata dunia sangat terhormat, dimana keturunannya pada abad ke 20 ini menduduki jabatan penting dalam berbagai perusahaan konglomerat terutama di bidang perbankan di Eropa, Amerika dan sebagian besar bank di dunia.

Salah satu anggotanya menjadi salah satu pendiri PBB. Tapi apapun yang mereka lakukan adalah dengan tangan yang kotor. Mereka tidak segan2 unuk menghancurkan perekonomian sebuah negara untuk diambil uangnya, dan mereka akan sangat mudah memberikan bantuan dana kepada suatu negara dimana pada akhirnya mereka akan berhutang dan mau tidak mau membantu kepentingan mereka.

Keadaan ini membuat mereka makin mengeruk kekayaan dan kontrol keuangan bangsa-bangsa. Salah satu ucapan Rothschild yang terkenal adalah: "Beri aku kesempatan untuk mengendalikan ekonomi suatu bangsa, dan aku tidak akan pedulikan siapa yang berkuasa (give me control over a nations economic, and I don't care who writes its laws)."

Beberapa alasan mengapa mereka sangat memerlukan sangat banyak uang:
1. Pembiayaan pemulangan (reunion) orang-orang Yahudi dari seluruh dunia (Aliyah).
2. Pembiayaan pembangunan rumah-rumah bagi mereka yang telah kembali dari luar negeri.
3. Pembiayaan pembangunan Bait Allah ke III
4. Pembiayaan militer, sebagai antisipasi hal-hal yang dapat menghalangi rencana-rencana tersebut.

Dinasti Rothschild - dan juga seluruh orang Yahudi di seluruh dunia - sangat membenci kekristenan, mereka masih mengingat peristiwa pengusiran di tahun 135 dulu. Kini mereka memiliki tujuan utama yaitu mempersatukan kembali bangsa Israel yang telah tercerai berai kembali ke tanah perjanjian dengan mendirikan Protokol Zion (Zionisme), ingat Yehuda adalah tulang punggung saudara-saudara yang lain, jadi keturunan Yehuda akan sekuat tenaga mengumpulkan dana, pengaruh dan persenjataan untuk sesegera mungkin mengembalikan saudara-saudara mereka yang masih di luar negeri (termasuk mereka sendiri) untuk kembali ke tanah Israel.


ILLUMINATI

Tahun 1770, Rothschild memulai rencana pendirian organisasi persaudaraan bernama Illuminati. Ia mempercayakannya kepada seorang Yahudi bernama Adam Weishaupt (1748-1811). Pada tahun 1776 akhirnya Adam Weishaupt menyelesikan rencana tersebut untuk mendirikan organisasi Illuminati dengan nama awal Perfectibilists, yang kemudian dikenal dengan the Illuminati Order dan the Bavarian Illuminati, orang-orangnya disebut dengan Illuminism atau Illuminatus. Illuminati sendiri berarti "Pencerahan Baru" atau "Sang pembawa Cahaya."

Organisasi ini bertujuan untuk membentuk kesatuan dunia. Oleh sebab itu para Illuminatus terlibat atas terjadinya perang besar. Perang dunia I dan II adalah rancangan Illuminatus melalui tokohnya yang bernama Albert Pike (1809-1892).

Pada saat meletus PD I dunia sepakat menyerukan perdamaian dan lahirlah Liga Bangsa-Bangsa. Tetapi Liga Bangsa-Bangsa belum bisa menyatukan bangsa-bangsa dan dibuatlah PD II, dan walaupun sebagian besar anggota Illuminati adalah orang Yahudi akan tetapi saat PD II orang-orang Yahudi menjadi korban, mengapa? Untuk menarik simpati masyarakat dunia terhadap keberadaan bangsa Yahudi, dan ini berhasil. Tiga tahun setelah PD II dinyatakan berakhir, pada tahun 1948 bangsa Israel mendapat kemerdekaan.

Perang Dunia II ini melahirkan Perserikatan Bangsa Bangsa namun sampai hari ini PBB belum dapat mempersatukan dunia ini.

Strategi terakhir adalah melalui Perang Dunia III dengan melibatkan Rusia yang sejak dulu ingin menduduki Israel. Perang ini akan membawa keinginan masyarakat dunia untuk bersatu dan pada saat itulah Antikris akan muncul sebagai pembawa damai serta membela Israel dalam mewujudkan semua Protokol Zionisme, termasuk pembangunan Bait Allah ke III dan mengontrol seluruh dunia (tujuan utama Illuminati) untuk waktu 3,5 tahun.

Sampai pada akhirnya Antikris akan menghianati bangsa Israel dan ia duduk di bait Allah yang telah dibangun (II Tes 2:4).

[ Bersambung ]





Next: SERI ALL SEEING EYE [ BAGIAN 4 - TAMAT ]


|> FREEMASONRY > Suatu kali seorang Illuminatus terkenal bernama Galileo Galilei terpaksa harus dihukum rumah seumur hidup oleh gereja Katolik akibat membuat pernyataan bahwa pusat alam semesta adalah matahari dan bukan bumi. Pernyataan tersebut dianggap menyinggung gereja Katolik karena secara tidak langsung menyatakan bahwa Tuhan dengan sengaja menempatkan pusat kehidupan di planet lain. Sejak saat itu Illuminatus diburu oleh para kaum gereja. [...]



No comments

Berkomentarlah dengan sopan dan santun

© Copyright Indtruth 2015. Powered by Blogger.