'Blue Whale' Permainan Kematian yang membuat Ratusan Remaja Bunuh diri

veronika volkova. ©the Siberian Times
 Polisi Rusia tengah menyelidiki penyebab ratusan remaja di Rusia bunuh diri. Diduga sebuah permainan menyeramkan di media sosial penyebabnya.

Hal ini terungkap setelah dua remaja cantik tewas bersamaan. Keduanya melompat dari lantai 14 sebuah gedung, pekan lalu.


Dilansir dari The Sun, Selasa , permainan diduga bernama Paus Biru itu sepertinya didapat dari kelompok media sosial yang menyeramkan. Mereka diduga memanipulasi para remaja tersebut hingga nekat mengakhiri hidupnya.


Yulia Konstantinova (15) dan Veronika Volkova (16) tewas akhir pekan lalu dari atap apartemen. Dua gadis cantik itu tewas mengenaskan.







Yulia Konstantinova (Picture: East2West)
Dua hari sebelumnya, gadis 14 tahun dari Chita dilaporkan melemparkan dirinya ke arah kereta komuter yang tengah melaju. Dan hari ini, seorang gadis 15 tahun menderita luka parah akibat melompat dari lantai lima di Kota Krasnoyarsk, Siberia.

Di akun media sosialnya, Yulia sempat meninggalkan tulisan 'End' dan diunggahnya sesaat sebelum bunuh diri. Begitu pula dengan Veronika.

Sebelumnya, Veronika secara teratur mengunggah tulisan 'galau'.

"Apakah kalian secara perlahan merasa tidak berguna?" demikian unggahan gadis itu di media sosial.

Dari investigasi kepolisian, dua remaja laki-laki ditangkap. Keduanya diduga melakukan syuting bunuh diri tragis.

Komite Investigasi Rusia juga sudah menggelar penyelidikan atas 'hasutan membunuh' para remaja tersebut.

"Penyidik memeriksa adegan-adegan yang direkam. Syuting dilakukan di rumah remaja di bawah umur, mewawancarai kerabat dan teman-teman korban. Tujuannya untuk memperkuat motivasi bunuh diri itu," tutur pihak komite lewat pernyataan tertulis.

Di Krasnoyarsk, penegak hukum baru membuka tiga kasus pidana hasutan bunuh diri, yang melibatkan siswi lewat grup media sosial. Dalam ketiga kasus itu, semua remaja berhasil diselamatkan.


Blue Whale posted by Yulia Konstantinova (Picture: East2West)



Salah satu direktur sekolah setempat mengatakan kepada polisi bahwa ia telah menerima sebuah panggilan misterius yang mengatakan bahwa ada mahasiswa yang telah bergabung dengan 'grup maut' dan berencana untuk segera bunuh diri.
Polisi telah mengidentifikasi bahwa gadis yang melaporkan tentang ini telah bergabung dengan 'permainan' dalam jaringan media sosial 'Vkontakte', dan telah diberi 'tugas' oleh administrator grup/Admin setempat.

Akan tetapi dia tidak mematuhi perintah yang Admin itu berikan tetapi ada kekhawatiran bahwa orang lain akan melakukannya


Dalam kasus Chita, polisi menegaskan bahwa apa yang disebut permainan bunuh diri 'Blue Whale' dipandang sebagai 'penyebab kematian' yang terjadi.
Seorang gadis  telah membuat rencana untuk membunuh dirinya sendiri dengan remaja lainnya yang telah mati, tetapi dia berubah pikiran pada saat terakhir.
Para Remaja didesak untuk menggunakan pisau atau silet untuk membuat bentuk ikan paus di pergelangan tangan atau kaki mereka, ucap salah satu agen rusia.
Indtruth
Mereka juga mendesak untuk menonton film horor sepanjang hari, dan disuruh untuk selalu bangun pada pukul 4:20, langkah langkah itu dilakukan sampai hari ke-50 dimana mereka harus mengambil kehidupan mereka sendiri atau disebut dengan bunuh diri.
Ada keprihatinan mendalam tahun lalu ketika ada kekhawatiran bahwa dalang jahat bisa berada di balik setidaknya 130 kasus bunuh diri di seluruh Rusia.

Posting Komentar

0 Komentar